Tentang Yogyakarta

 

 

YOGYAKARTA (sering juga disebut Jogja, Yogya atau Jogja) adalah sebuah kota dan ibukota Daerah Istimewa Yogyakarta di Jawa, Indonesia. Jogja terkenal sebagai pusat seni Jawa klasik dan budaya seperti batik, balet, drama, musik, puisi, dan pertunjukan boneka. cukup dengan IDR 250.000 per hari, Anda dapat menginap, makan direstoran terkenal dengan makanan lezat, dan menyewa sepeda motor untuk menjelajahi pantai murni dan ribuan tahun kuil-kuil tua kuno.

Seribu tahun lalu, Yogyakarta merupakan pusat kerajaan Mataram kuno yang makmur dan beradab tinggi. Kerajaan ini dibangun Candi Borobudur yang merupakan candi Budha terbesar di dunia, 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja.

 

http://icitisee.amikompurwokerto.ac.id/assets/images/jogja/borobudur.jpg

 

Kota kuno Yogyakarta telah muncul sebagai kota paling penting di bidang kebudayaan, pendidikan, dan pariwisata di negara ini. Berbagai acara kesenian seperti pameran dan pertunjukan serta dialog budaya dan pertukaran telah terjadi di kota di frekuensi tinggi. Suasana sosial dan budaya yang kondusif adalah alasan bagi banyak orang untuk belajar dan tumbuh di kota dan untuk berkomunikasi karya mereka kepada publik di Yogyakarta. Kota ini adalah rumah bagi seni dan seniman, mahasiswa, dan intelektual.

Beberapa peninggalan lainnya adalah Candi Prambanan, Istana Ratu Boko, dan puluhan candi lainnya yang tersebar di seluruh Yogyakarta. (Lihat Pemandangan Arkeologi)

 

http://icitisee.amikompurwokerto.ac.id/assets/images/jogja/prambanan.jpg

 

Namun, dengan beberapa alasan misterius, Kerajaan Mataram Kuno memindahkan pusat pemerintahannya ke Jawa Timur di abad ke-10. Kuil megah ditinggalkan dan sebagian terkubur oleh material letusan Gunung Merapi. Perlahan-lahan, wilayah Yogyakarta kembali ke hutan lebat.

Enam ratus tahun kemudian, Panembahan Senopati mendirikan Kerajaan Mataram Islam di wilayah tersebut. Sekali lagi, Yogyakarta menjadi saksi sejarah manusia dari Kerajaan besar yang memerintah Pulau Jawa dan sekitarnya. Kerajaan Mataram Islam meninggalkan jejak reruntuhan benteng dan royal makam Kotagede yang baru-baru ini dikenal sebagai pusat kerajinan perak di Yogyakarta. (Lihat Bersejarah & Heritage Pemandangan)

Perjanjian Giyanti pada tahun 1755 membagi Kerajaan Mataram Islam menjadi Kasunanan Surakarta berbasis di kota Solo dan Kasultanan Yogyakarta yang didirikan di Yogyakarta. Kraton (istana) masih ada hingga saat ini dan difungsikan sebagai kediaman sultan dan keluarganya serta ratusan abdi dalem (hamba istana) yang setia melayani dengan sukarela diistana dan menjalankan tradisi di tengah-tengah perubahan zaman. Diistana, ada banyak pertunjukan budaya seperti wayang kulit (wayang wayang), gamelan (Jawa orkestra), dan tari Jawa dll (Lihat Kalender Acara)

 

 

Yogyakarta saat ini adalah tempat di mana tradisi dan dinamika modern terjadi bersama-sama terus-menerus. Di kota ini, ada sebuah istana yang memiliki ratusan pegawai setia menjalankan tradisi, ada juga Universitas Gadjah Mada yang merupakan salah satu universitas terkemuka di Asia Tenggara. Hampir seratus universitas dan perguruan tinggi juga dibangun di Yogyakarta.

Beberapa warga yang hidup dalam budaya agraris yang kuat. Di sisi lain, ada juga mahasiswa yang hidup dengan gaya hidup pop. Pasar tradisional dan pusat kerajinan banyak di kota di mana beberapa dari mereka yang terletak oleh mal yang tidak kalah sibuk.

 

 

Di ujung utara Yogyakarta, Anda akan melihat Gunung Merapi berdiri dengan bangga hampir setinggi 10.000 kaki. Gunung ini merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia. Jejak yang ganas letusan 2006 bisa disaksikan di Desa Kaliadem, 30 km dari kota Yogyakarta. Mooi Indie gaya pemandangan sawah hijau Gunung Merapi dari latar belakang masih bisa dilihat di daerah pinggiran kota Yogyakarta.

Sumber: http://www.yogyes.com/

 


Paper Submission Deadline  
     Batch 1 : 15 Mei 2018
     Extended : 15 Juni 2018
     Batch 2 : 15 Agustus 2018
     Extended : 31 Agustus 2018
     Extended : 15 September 2018
     Extended : 25 September 2018
Review Paper 16 Mei- 25 Oktober 2018
Pemberitahuan Penerimaan  
     Batch 1 : 17 Juli 2018
     Batch 2 : 1 Oktober 2018
     Extended : 8 Oktober 2018
     Extended : 15 Oktober 2018
     Extended : 30 Oktober 2018
Kesiapan Naskah  
     Batch 1 : 17 Juli 2018
     Batch 2 : 8 Oktober 2018
Pendaftaran  
     Early Birds Sampai 20 Agustus 2018
     Normal Setelah 20 Agustus - 25 September 2018
Tanggal Konferensi 13 November 2018


STMIK AMIKOM Purwokerto




Universitas Gadjah Mada




Flag Counter